
Mungkin ini bukan berita baru tetapi saya hanya ingin mereview sedikit tentang Adobe Flash Player 10.1 dan AIR 2.0. Keduanya dirilis dalam versi beta secara bersamaan untuk 3 sistem operasi (Windows, Mac dan Linux) serta netbook x86.
Flash versi baru ini menawarkan beberapa fitur unggulan, yaitu:
1. dukungan multi-touch dan gerakan tangan (untuk perangkat dengan layar sentuh) termasuk handler global error, sehingga memudahkan pengembang mengontrol kesalahan yang ada
2. dukungan akses mikrofon lokal, sehingga tidak perlu lewat server terlebih dahulu
Adobe Flash Player 10.1 juga menurunkan daya decoding hardware video H.264 pada PC Windows, netbook dan perangkat mobile. Pengguna perangkat mobile sudah bisa menikmatinya karena versi paling dekat sudah dirilis pada akhir tahun 2009 untuk Palm webOS , untuk Android tidak lebih cepat dari awal 2010, serta kemudian baru Blackberry.
Adobe AIR 2.0 membawa beberapa fitur baru, yaitu:
1. API proses bawaan yang memungkinkan aplikasi berkomunikasi dengan aplikasi bawaan (native) di perangkat lokal
2. Deteksi perangkat penyimpan: AIR 2 akan bisa mendeteksi kamera atau flash disk USB
3. API dokumen terbuka: Aplikasi AIR bisa meminta informasi kepada OS aplikasi yang diasosiasikan dengan berkas tertentu
4. Dukungan socket yang disempurnakan: AIR untuk server lokal dan aplikasi P2P
5. WebKit yang lebih cepat: versi terbaru yang termasuk engine JavaScript lebih cepat dan kemampuan HTML5/CSS3 yang baru
Sekian dan terima kasih.
5 komentar:
-
Lionx
on
20:11
wah, keren gan.. nais inpoh..
jadi lebih tau tentang kedua produk adobe ini.. :D -
ipin
on
20:18
ni kan baru sofwarenya.. kira spec komp apa c yang cocok..?min requirement ..
btw ada device tambahan gk untuk menikmati multi touch .. -
tomiero
on
20:24
di YouTube dah banyak kok demo2 nya
tapi ini brarti mesti punya layar touch screen ya? baru bisa menikmati dari jauh dong..==" -
wans
on
20:29
beuh..
mantap gan..
tp g pke mac skg..T_T
klo ada buat mac mantap dah.... -
heyitsMade
on
20:47
suka sama fitur multi-touchnya, emang bukan hal baru sih. tapi kalau touch screen tanpa multi touch kyanya ada yang kurang aja, soalnya terkesan lebih kaku..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Posting Komentar